Kabupaten Bima,- Musibah kebakaran kembali melanda Kabupaten Bima. Sebanyak 14 rumah di Dusun Wadu Udu, Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, ludes dilalap api pada Selasa (26/8/2025) sore. Api yang berkobar sekitar pukul 17.30 WITA itu menghanguskan sembilan rumah panggung dan lima rumah permanen. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.
Tiga hari setelah kejadian, Jumat (29/8), Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy datang langsung meninjau lokasi. Ia hadir bersama Kepala Dinas Sosial Tajudin, Kepala BPBD Isyah, Camat Palibelo Muslim, Ketua Baznas Bima Zainuddin, serta Kepala Desa Ntonggu Agus Setiawan.
Di hadapan warga, Irfan menyampaikan rasa prihatin sekaligus mengajak mereka tetap tegar menghadapi ujian ini. “Kami pemerintah daerah ikut merasakan duka masyarakat. Insyaallah langkah-langkah terbaik terus diupayakan untuk membantu pemulihan pasca bencana,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, rombongan pemerintah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, tikar, selimut, terpal, tenda, serta kebutuhan pokok lainnya. Baznas Bima juga memberikan santunan uang tunai untuk korban.
Dukungan tambahan datang dari Puskesmas Palibelo dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima. Mereka membuka pos kesehatan darurat, sekaligus menyalurkan sembako dan pakaian layak pakai untuk membantu kebutuhan harian para korban.
Menurut Wabup Irfan, meski bantuan yang diberikan tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, langkah ini menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap warganya. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan sistem deteksi dini terhadap ancaman kebakaran. (***)