Perkuat Ekonomi Pesisir, Bupati Bima Usulkan Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Perkuat Ekonomi Pesisir, Bupati Bima Usulkan Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP

Rabu, 11 Februari 2026

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bima mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui Program Prioritas Nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Upaya tersebut disampaikan langsung Bupati Bima, Ady Mahyudi, saat melakukan audiensi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Selasa (10/2/2026).


Audiensi yang diterima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono itu mendapat respons positif. KKP bahkan membuka peluang pengembangan desa penyangga yang terintegrasi dengan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih induk.


Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ady Mahyudi memaparkan potensi besar sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Bima, sekaligus menekankan pentingnya pembangunan kawasan nelayan terpadu dari hulu hingga hilir.


Pemkab Bima mengusulkan tiga desa pesisir yang dinilai memiliki jumlah nelayan dan armada penangkapan ikan terbesar, yakni Desa Kore di Kecamatan Sanggar, Desa Lamere di Kecamatan Sape, serta Desa Karumbu di Kecamatan Langgudu. Ketiga desa tersebut dinilai telah memenuhi kriteria sebagaimana petunjuk teknis Program Kampung Nelayan Merah Putih.


“Usulan ini kami ajukan sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem usaha perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Ady Mahyudi.


Dalam audiensi itu, Bupati Bima turut didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Tajuddin, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Suwandi, serta sejumlah pejabat teknis terkait.


Selain program KNMP, Pemkab Bima juga mengajukan pembangunan dermaga apung di Desa Bajo Pulo, Kecamatan Sape. Infrastruktur tersebut direncanakan dibangun di tiga titik, yakni Dusun Bajo Barat, Bajo Tengah, dan Pasir Putih, guna menunjang aktivitas nelayan serta distribusi hasil tangkapan.


Bupati Ady Mahyudi menambahkan, Kabupaten Bima memiliki 18 kecamatan, dengan 12 kecamatan dan 64 desa di antaranya merupakan wilayah pesisir. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan sarana produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan agar usaha nelayan dapat berkembang secara berkelanjutan.


“Melalui dukungan pemerintah pusat, kami berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat direalisasikan di sejumlah desa pesisir Kabupaten Bima,” pungkasnya. (***)