Insiden Aksi Pemukulan Sempat Viral di Medsos, Bayu Saputra dan Pihak Kampus UM Bima Sepakat Berdamai

Iklan 970x250 px

.

Insiden Aksi Pemukulan Sempat Viral di Medsos, Bayu Saputra dan Pihak Kampus UM Bima Sepakat Berdamai

Jumat, 19 Januari 2024

Kota Bima,- Insiden yang sempat viral di Media Sosial pada hari Rabu 17 Januari 2024 kemarin kericuhan pihak kampus Universitas Muhammadiyah Bima (UMB) dengan sekelompok mahasiswa akhirnya menuai titik terang. 


Kedua belah pihak antara Bayu Saputra dengan pihak kampus, kini sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. 


Hal tersebut Disampaikan Wakil Rektor 1 UM Bima, Syamsuddin, SH, MH saat menggelar Jumpa pers di aula kampus UM Bima, Jumat (19/0/2024). Sebelumnya, kedua belah pihak sudah melakukan proses perdamaian di Kantor Polres Bima Kota, dan menandatangani kesepakatan damai. Kemudian Pihak Korban dan Pihak Kampus UM Bima Sepakat kembali ke Kampus dan melakukan Konferensi Pers terkait proses Perdamaian dimaksud. 


"Perlu kami sampaikan, pertama bahwa pihak UM Bima maupun pihak dari Bayu Saputra dan keluarganya telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Sehingga pada pertemuan ini kami juga sepakat untuk memulihkan keadaan, melakukan normalisasi hubungan baik yang sempat terganggu akibat insiden yang telah terjadi kemarin," terangnya. 


"Sehubungan dengan proses Islah ini kita meminta pada semua pihak komponen baik keluarga besar UM Bima maupun keluarga dari Bayu Saputra serta komponen masyarakat lain, untuk tidak lagi memperuncing urusan ini, tidak lagi menyebarkan berita-berita atau komentar-komentar yang dapat memicu atau memperpanjang urusan ini. Karena bagi kami, Ini masalahnya telah selesai,"tambah Syamsuddin. 


Pada kesempatan itu pula, pihaknya meluruskan beberapa informasi sebagaimana yang beredar di beberapa media baik lokal maupun nasional tentang isu, bahwa ada kenaikan SPP dan KIP, bahwa tuduhan itu tidaklah benar. "Karena SPP maupun KIP kuliah yang kami peroleh itu sama dengan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada kenaikan SPP di tengah jalan,"terangnya. 


Pada kesempatan itu, Bayu mengatakan tidak ingin memperpanjang masalah tersebut, dan mengakui adanya miskomunikasi antara dirinya dengan pihak kampus. "Ada miskomunikasi dibalik insiden kemarin. Dan saya sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara keluarga," akunya. 


Pihak UM Bima juga mengaku akan menuntaskan masalah ini, dan akan membina Bayu Saputra hingga menjadi orang hebat dan sukses. " Kami akan berjanji akan membimbing bayu hingga menjadi orang hebat dan sukses. Untuk itu, kami ingin semua pihak yang sempat membagikan video di media sosial kemarin, untuk tidak lagi membagikan video itu, dan meminta untuk menghapusnya," pinta Rektor UM Bima, Prof, Dr. Ridwan, SH, MH saat jumpa pers di aula kampus UM Bima. 


Kemudian kedua belah pihak melakukan foto bersama sebagai tanda berakhirnya masalah yang mereka hadapi. (SB.T)