Pengurus AKJII DPC Bima Agendakan Program Kegiatan 2024

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pengurus AKJII DPC Bima Agendakan Program Kegiatan 2024

Rabu, 07 Februari 2024

Kota Bima,- Pasca Pelantikan, Pengurus Aliansi Kajian Jurnalis Indonesia (AKJII) DPC Bima Agendakan beberapa kegiatan di tahun 2024. 


Diantaranya, Rapat evaluasi, laporan kegiatan dan pembubaran panitia. Rencana Kungker, pembahasan kantor sekretariat, pembentukan Tim pelaporan hasil pemilu 2024, dan kegiatan sosial yang di selesaikan dengan kegiatan pemerintah daerah kabupaten kota bima. 


Ketua Bidang Humas dan Informasi, Agus Kurniawan, menyampaikan rencana sejumlah agenda kegiatan AKJII DPC Bima. Berdasarkan arahan Ketua AKJII DPC Bima, Bang Nas, bahwa program kegiatan yang ada akan di laksanakan dalam waktu dekat. 


Termasuk tim pengawasan dan pelaporan hasil pemilu 2024 akan di bentuk dalam rapat bersama."insyah Allah akan di bahas dalam rapat bersama. Mengenai jadwal waktu dan tempat akan diberitahukan secara resmi lewat group". Ungkapnya. 


Agus yang juga Pimred Suara Bima ini, menegaskan, bahwa Kehadiran organisasi pers AKJII akan memberikan warna yang berbeda dari yang lain. Banyak agenda yang akan di laksanakan kedepannya. Termasuk dalam meningkatkan kapasitas, kualitas dan kuantitas para jurnalis. 


Satu agenda terbesar ya adalah kegiatan SKW atau ujian sertifikasi wartawan nasional untuk mendapatkan sertifikat nasional dan KTA dengan lambang Garuda emas. Tim penguji ini, akan di fasilitasi kedatangannya oleh AKJII DPC Bima. Dan ini menjadi agenda besar. Karena tidak mudah. 


Disamping anggaran yang cukup besar, fasilitas tim penguji harus di persiapkan dengan baik. Karena tim penguji itu, bisa dari dewan pers, BNSP, lsp dan lainnya. Pokoknya lembaga resmi yang diakui negara. 


Jadi, ini kata Gus menjadi program unggulan AKJII DPC Bima. Semua jurnalis bisa mendaftar menjadi peserta ujian, tidak hanya internal tapi juga eksternal. Tidak hanya di bima tapi juga jurnalis di daerah lain. Semua memiliki hak yang sama. 


AkJII hanya sebagai mediator saja. Dan merencanakan program ini, jelas membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, jadi butuh support dari pemerintah daerah kabupaten dan kota bima. 


Bila dihitung hitung, baru bisa yaitu sebesar Rp. 200 juta. Kita butuh nanti supportnya bupati dan walikota Bima, bisa menganggarkannya melalui anggaran perubahan. Sehingga di awal awal tahun 2025 bisa kita persiapkan semua yang menjadi kebutuhan kegiatan tersebut. Termasuk komunikasi dengan tim penguji tersebut, terangnya. 


AKJII DPC Bima sudah banyak mendapatkan informasi seputar soal UKW, SKW dan lainnya. 


Ketua DPC AKJII BIMA, Bang Nas, mengaku optimis, bahwa kegiatan tersebut akan mampu di realisasikan. Terpenting skuad AKJII saling mendukung dan menyupport. Karena agenda besar tersebut butuh tenaga yang ekstra. Dukungan baik moril maupun materil harus maksimal. 


Kata bang nas, bahwa AKJII hadir sebagai organisasi pers yang ingin menunjukan karya, dalam mewujudkan para jurnalis yang handal, kuat , profesional dan bermartabat. Tandasnya, Rabu, 8/2/24, dalam keterangan persnya. 


Sembari menambahkan, bahwa untuk sementara lebih konsen dulu dengan menuntaskan berbagai hal pasca Pelantikan pengurus AKJII DPC Bima kemarin, 5/2/24 yang digelar di Paruga Nae Kota Bima.#