Bima,- Pemerintah Kabupaten Bima memastikan komitmennya membenahi infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Salah satunya ditunjukkan melalui pengalokasian anggaran sebesar Rp1 miliar untuk perbaikan ruas jalan Kalodu–Langgudu yang selama ini dikeluhkan warga.
Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, saat berdialog langsung dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Desa Kalodu, Kecamatan Langgudu. Ia menegaskan, Desa Kalodu memiliki hak yang sama untuk memperoleh fasilitas publik yang layak sebagaimana wilayah lain di Kabupaten Bima.
“Kalodu adalah bagian dari Kabupaten Bima. Sudah seharusnya masyarakat mendapatkan layanan infrastruktur yang memadai,” kata Irfan di hadapan warga.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup menjelaskan bahwa proses perencanaan perbaikan jalan telah berjalan. Pemerintah daerah melalui tim teknis telah melakukan survei dan perhitungan kebutuhan anggaran. Total biaya penanganan ruas jalan Kalodu diperkirakan mencapai Rp3 miliar dan akan mulai dikerjakan pada Januari 2026.
Namun demikian, akibat kebijakan efisiensi anggaran, pada tahap awal pemerintah baru mampu mengalokasikan dana Rp1 miliar. Penambahan anggaran akan dilakukan secara bertahap agar perbaikan jalan dapat diselesaikan secara menyeluruh.
“Kita mulai dulu tahap pertama. Selanjutnya akan kita tambah agar ruas jalan ini benar-benar tuntas ditangani,” jelasnya.
Dalam dialog tersebut, Kepala Desa Kalodu juga menyampaikan berbagai aspirasi warga, terutama terkait kondisi jalan desa yang rusak serta keterbatasan jaringan telekomunikasi yang berdampak pada sektor pendidikan dan pelayanan publik. Ia berharap perbaikan akses jalan dapat segera direalisasikan karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan tatap muka itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PUPR, Kepala Bappenda, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Plt Camat Langgudu, unsur Muspika, serta para kepala desa setempat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis 50 unit septic tank ramah lingkungan berkapasitas 1.000 liter kepada masyarakat, serta pemberian kostum “Selasa Menyapa” kepada Sri Mulyati, guru SDN Kalodu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya di bidang pendidikan. (***)

Komentar