Pemkot Bima Genjot Bantuan Pangan, Tekan Beban Warga di Tengah Tekanan Ekonomi -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pemkot Bima Genjot Bantuan Pangan, Tekan Beban Warga di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 15 April 2026

Kota Bima,– Pemerintah Kota (Pemkot) Bima kembali menggenjot penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat pada periode Februari–Maret 2026. Kali ini, bantuan dipusatkan di Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Rabu (15/4/2026).


Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, didampingi Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Asakota, serta Lurah Jatibaru.


Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, keluarga miskin, hingga penyandang disabilitas. Bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu diberikan secara gratis sebagai upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan beban ekonomi warga di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.


Wali Kota Bima Rahman Abidin menegaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.


“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kami sebagai pemerintah daerah. Semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan, program CPP juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, terutama bagi kelompok rentan agar tetap terlindungi dari risiko kerawanan pangan.


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, menyebutkan jumlah penerima bantuan di Kecamatan Asakota mencapai 4.181 jiwa.


“Total bantuan yang disalurkan berupa 83.620 kilogram beras dan 16.724 liter minyak goreng,” jelasnya.


Khusus di Kelurahan Jatibaru, tercatat 932 warga menerima bantuan, masing-masing berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Total distribusi di wilayah tersebut mencapai 18.640 kilogram beras dan 3.728 liter minyak goreng.


Selain dari Bapanas, Pemkot Bima juga menyalurkan tambahan cadangan pangan daerah sebanyak 500 kilogram beras untuk 50 warga miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial, baik dari program pusat maupun daerah.


Pemkot Bima berharap, bantuan CPP ini dapat membantu menekan pengeluaran masyarakat sekaligus menjaga stabilitas kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. (Red)