10 Aparat Masjid di Bima Lolos P3K, Wajib Lepas Jabatan -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

10 Aparat Masjid di Bima Lolos P3K, Wajib Lepas Jabatan

Rabu, 24 September 2025
Foto : Sekretaris Yayasan Islam Bima, Nurdin Hidu, S.Sos

Bima – Sepuluh aparat masjid di bawah naungan Yayasan Islam Bima dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2025. Konsekuensinya, mereka harus mengundurkan diri dari jabatan di masjid karena dilarang menerima gaji ganda.


Sekretaris Yayasan Islam Bima, Nurdin Hidu, S.Sos, mengatakan dari 10 aparat masjid yang lolos, tujuh di antaranya sudah resmi menyerahkan surat pengunduran diri. Sementara tiga lainnya masih dalam proses menunggu kelengkapan administrasi.


“Kalau sudah jadi P3K, otomatis mundur. Tidak bisa dobel gaji, dari yayasan dapat, dari negara juga dapat, itu tidak boleh,” kata Nurdin, Rabu (24/9).


Ia menjelaskan mekanisme pengunduran diri berbeda sesuai kategori masjid. Untuk Masjid Agung, surat langsung diajukan ke yayasan. Sementara untuk Masjid Besar, keputusan diambil melalui rapat Badan Kemakmuran Masjid (BKM) lalu diteruskan ke camat sebelum sampai ke yayasan. Adapun hasil rapat BKM dilaporkan ke kepala desa, kemudian ke yayasan.


Berikut daftar tujuh aparat masjid yang telah resmi mengundurkan diri:


Idham, S.Ag – Khatib II Masjid Besar Al Muwahiddin Sape

Misran, S.Pdi – Lebe Nae Masjid Besar Ambalawi

Rijal, S.Pdi – Lebe Nae Masjid Besar Al Huda Palibelo

Abdul Halid, S.Pdi – Khatib I Masjid Besar Urwathul Wustha Parado

A. Munir – Khatib II Masjid Besar Kore

Ridwan, S.Ag – Lebe Nae Masjid Besar Al Muwahiddin Bima

Budiman, S.Ag – Khatib Masjid Besar Al Muwahiddin Bima


Sedangkan tiga orang lainnya yang masih ditunggu surat resmi pengunduran dirinya adalah:


Anhar, S.Pdi – Khatib I Masjid Besar Al Muwahiddin Bima

Syafruddin, S.Ag – Khatib I Masjid Besar Baitul Hamid Raba

Gunawan, S.HI – Khatib II Masjid Besar Tawali Wera.


“Yang tiga orang ini masih dalam proses, kami masih menunggu surat resmi pengunduran diri mereka,” tutup Nurdin. (Red)