Kota Bima – Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., menegaskan pentingnya penguatan solidaritas dan kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk mewujudkan Kota Bima yang maju dan bermartabat. Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Kebangsaan bertajuk “Kuatkan Solidaritas dan Kolaborasi Mewujudkan Masyarakat Kota Bima Maju dan Bermartabat” yang digelar dalam rangkaian Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) X DPD Wahdah Islamiyah Kota Bima, di Aula Pemerintah Kota Bima, Sabtu (18/1/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri
Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh. S. Limbongan, S.Kom., M.Sc., perwakilan
Polres Bima Kota, Ketua DPW Wahdah Islamiyah NTB Ust. Saifudin, S.Pdi., Lc.,
M.Pd., Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima, pimpinan perguruan tinggi, serta
Tenaga Ahli Poksi Komisi II DPR RI Dr. Alfarisi Thalib, S.Sos., M.A. yang
mengikuti secara virtual. Dialog juga melibatkan pelajar, mahasiswa, serta
berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
Mewakili Pemerintah Kota Bima,
Sekda menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPD Wahdah Islamiyah Kota Bima atas
terselenggaranya dialog tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai kontribusi
nyata organisasi keagamaan dalam memperkuat persatuan, menumbuhkan kesadaran
kebangsaan, serta mendukung pembangunan karakter masyarakat.
Dalam paparannya bertema “Membangun Karakter melalui Gerakan Kota Bima
BISA dalam Upaya Memerangi Miras, Narkoba, dan Radikalisme”, Sekda
menguraikan berbagai tantangan kebangsaan di tingkat lokal, mulai dari
degradasi karakter masyarakat, dampak negatif minuman keras dan narkoba, hingga
ancaman radikalisme dan intoleransi yang berpotensi mengganggu harmoni sosial,
terutama di kalangan generasi muda.
Sekda menegaskan bahwa Gerakan
Kota Bima Bersih, Indah, Sehat, dan Asri (BISA) tidak hanya berorientasi pada
kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai gerakan pembangunan karakter yang
menyentuh aspek spiritual, sosial, budaya, dan perilaku masyarakat. Gerakan
tersebut, kata dia, sejalan dengan visi RPJMD Kota Bima 2025–2029 untuk
mewujudkan kota yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan.
Ia juga mendorong peran aktif
organisasi keagamaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat
ketahanan sosial, membina moral masyarakat, serta melindungi generasi muda dari
pengaruh negatif.
Menutup dialog, Sekda berharap
kegiatan tersebut mampu mendorong aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan
seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Kota Bima sebagai daerah yang aman,
harmonis, religius, dan bermartabat.
(***)

Komentar