BIMA – Pemerintah Kabupaten Bima kembali melanjutkan program “Selasa Menyapa” di Kecamatan Parado, Senin (11/5), sebagai upaya mendekatkan pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah pedesaan.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Parado Wane dan Desa Kanca itu dihadiri langsung Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy.
Kedatangan rombongan pemerintah daerah disambut antusias Camat Parado Hamzah, unsur Muspika, para guru, serta masyarakat setempat. Penyambutan berlangsung meriah dengan pengalungan selendang tenun khas Bima oleh kepala desa, disertai penampilan tari tradisional dari siswi SMPN Parado.
Dalam rangkaian kegiatan “Ngopi Bareng” dan bazar UMKM, sejumlah pelaku usaha lokal turut mempresentasikan produk unggulan mereka. Abdillah, S.Pd dari Mbohi Dungga serta Yazid memperkenalkan produk kopi lokal khas Parado kepada masyarakat dan tamu undangan.
Bupati Bima Ady Mahyudi mengatakan, program Selasa Menyapa tidak hanya menghadirkan pelayanan pemerintahan secara langsung kepada warga, tetapi juga menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui promosi UMKM.
“Ngopi Bareng dan bazar UMKM ini ditujukan untuk menghidupkan usaha-usaha masyarakat agar taraf ekonomi warga dapat meningkat,” ujar Ady Mahyudi dalam sambutannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman 1.000 bibit pohon di Desa Parado Wane dan Desa Kanca sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
“Harapannya pohon yang ditanam dapat dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Irfan.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Anita Irfan, para kepala perangkat daerah, kepala bagian, serta pejabat struktural lingkup Pemkab Bima.
Rangkaian acara Selasa Menyapa kemudian dilanjutkan dengan agenda “Ngopi Bareng” bersama masyarakat di Gedung Serba Guna Parado Wane. Acara diawali penampilan Tari Kreasi Kolosal “Doku” yang dibawakan 60 siswa gabungan dari SMAN 1 Parado, SMPN Parado, dan SD Parado.
Selain itu, sejumlah pertunjukan seni budaya daerah juga ditampilkan, di antaranya Tari Dana Tambora dari SDN Kanca, Tari Japing Melayu dari SDN Inpres 02 Parado, serta Tari Haju Jati dari SMPN 3 Parado. (***)

Komentar