Pemerintah Kota Bima Apresiasi Bantuan CSR dari PT. Pertamina di Kelurahan Dara

Iklan 970x250 px

.

Pemerintah Kota Bima Apresiasi Bantuan CSR dari PT. Pertamina di Kelurahan Dara

Rabu, 19 Oktober 2022
Suara Bima

Kota Bima,- Dalam rangka Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Dara, Pemerintah Kota Bima turut hadir pada kegiatan Pemberian Bantuan Program Corporate Social Responsibiliti (CSR) bersama PT. Pertamina di Aula Kantor Kelurahan Dara. Rabu, 19 Oktober 2022.


Pemerintah Kota Bima melalui Asisten I Kota Bima Drs H. Abdul Gawis menyampaikan apresiasi kepada  PT. Pertamina atas bantuan program CSR.


Dijelaskannya, bahwa PT. Pertamina Kota Bima sendiri memiliki lokasi fokus dibeberapa kelurahan. Hingga saat ini PT. Pertamina sudah mengcover tiga Kabupaten dan Kota.


"Seperti yang kita ketahui Pertamina ini berlokus di kelurahan-kelurahan sekitar dan sampai saat ini Pertamina sendiri sudah mengcover tiga Kabupaten dan Kota diantaranya ada Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima," ucapnya.


Ia berharap bantuan CSR yang diberikan oleh PT. Pertamina tersebut mampu dijaga dengan baik oleh masyarakat penerima manfaat.


"Saya berharap bantuan CSR yang berupa alat ini dapat dijaga dan dipelihara dengan baik, karena ini juga untuk kesejahteraan ekonomi bapak sekalian," tuturnya.


Disamping itu, Manager PT. Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa bantuan CSR ini di usulkan pada tahun 2021 dan baru bisa terealisasi pada tahun 2022.


"Bantuan CSR ini sudah kami usulkan sejak tahun 2021, dimana program tersebut bisa terealisasi di awal tahun 2022 dan alhamdulilah bisa terealisasi sesuai dengan harapan kami," terangnya.


Kedepan, lanjutnya program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara individual dan bagi kelurahan secara luas.


"Kami mempunyai harapan agar kedepannya program-program ini dapat berkelanjutan dan bermanfaat bagi kelurahan dan individu, serta dapat memberikan kemandirian dalam usaha," ucapnya.


Ia juga menyampaikan bahwa program CSR ini akan diusulkan lagi tahun ini, serta dilakukannya monitoring dan evaluasi terkait program bantuan yang diberikan.


"Nantinya pihak kami dapat menghasilkan output apakah program ini bisa berkelanjutan sesuai dengan harapan kami," tutupnya. (SB.K)