SMPN 7 Kota Bima Lepas 121 Siswa dan Umumkan 10 Besar Siswa Terbaik

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

SMPN 7 Kota Bima Lepas 121 Siswa dan Umumkan 10 Besar Siswa Terbaik

Senin, 29 Mei 2023
Suara Bima

Kota Bima,- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Kota Bima menggelar pelepasan peserta didik kelas XI dengan jumlah 121 siswa.


Kegiatan pelepasan dengan mengambil tema "Melangkah Bersama Menuju Masa Depan Gemilang"  dilaksanakan dihalaman sekolah setempat, Senin 29 Mei 2023.


Kemudian kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pejabat yang mewakili Dinas Dikbud Kota Bima, para kepala sekolah dan dihadiri oleh orang tua siswa.


Pada acara itu, pihak SMPN 7 Kota Bima juga mengumumkan 10 besar siswa terbaik ujian akhir kelulusan. Mereka adalah Nadia Sabila dengan nilai 452 peringkat pertama.


Sementara peringkat kedua Aryani Febriana dengan nilai 450, ketiga Putri Aulia dengan nilai 440, keempat Istiqamah dengan nilai 439, kelima Ainun Elfaryani dengan nilai 438, keenam Raisyah Amirah Ramadhani dengan nilai 437, ketujuh Arbiatunisa Azzara dengan nilai 435, kedelapan St. Haerunisyah dengan nilai 434.


Kemudian ke sembilan Nursalsabillah dengan nilai 433, dan yang ke sepuluh Muhammad Fauzan dengan nilai 432.


Kepada siswa yang masuk 10 besar terbaik ini, diberi kenang-kenangan berupa piagam dan diserahkan langsung kepada siswa masing-masing.


Ketua Panitia pelaksana pelepasan siswa Maria Ulfa menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari partisipasinya dewan guru dan orang tua sisawa.


Tentunya kata Ulfa, untuk meminimalisir keadaan  dewan guru melalui komite sekolah bersama orang tua siswa melakukan rapat koordinasi bersama dalam rangka pelaksanaan kegiatan pelepasan siswa dan siswi SMPN 7 Kota Bima.


"Alhamdulillah melalui rapat guru berasama orang tua murid sepakat melaksanakan acara pelepasan siswa bahkan orang tua murid berinisiatif patungan secara bersama dengan mengumpulkan uang sebesar Rp. 50 ribu per siswa," ungkapnya


Ulfa menjelaskan, rapat tersebut tidak ada unsur paksaan atau penekananan terhadap orang tua murid untuk mengumpulkan uang sebesar itu, bahkan seragam acara pelepasan bagi murid dianjurkan pakaian hitam putih dari pihak sekolah.


"Acara ini murni dari kesepakatan, bahkan baju seragam yang dikenakan oleh murid itu inisitif siswa sendiri," ujarnya


Sementara decorasi panggung dan terop Ulfa juga berterimakasih kepada orang tua murid, mereka mendecorasikan sendiri disekolah ini.


"Decorasi panggung langsung dari orang tua siswa, lalu uang Rp. 50 ribu persiswa itu buat konsumsi," jelasnya. (SB01)