Kesbangpol Kota Bima Mulai Persiapkan Desiminasi Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024

Iklan 970x250 px

.

Kesbangpol Kota Bima Mulai Persiapkan Desiminasi Tahapan Pemilu dan Pilkada 2024

Jumat, 27 Oktober 2023
Suara Bima

Kota Bima,- Dalam rangka meningkatkan kesadaran politik dan meningkatkan kualitas demokrasi serta meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024, Badan Kesbangpol Kota Bima memandang perlu untuk melaksanakan Diseminasi Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.


Kegiatan ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dalam pesta demokrasi. 


Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bima Muhammad Hasyim, S.Sos, SH,M.Ec.Dev menjelaskan, bahwa Kesbangpol Kota Bima saat ini hanya menyelenggarakan tahapan-tahapan pemilu tahun 2023 dalam rangka memberikan daya dukungan untuk pemilihan umum ditahun 2024 mendatang.


"Tahapan-tahapan utamanya akan dilakukan pada tahun 2024 untuk persiapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima periode 2024- 2029," ungkap Hasim saat diwawancara oleh sejumlah media dirungan kerja, Jum'at 27 Oktober 2023.


Kata Hasim, indeks simulasi kerawanan pemilu, jika mengacu pada pemilu tahun 2019, Kota Bima berada pada posisi grafik paling rendah.


"Secara nasional indeks kita berada diangka 11,09 porsen kategori terendah," ujar Hasim yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol Kota Bima.


Demikian pula indeks kerawanan pemilu, dalam konteks sosial, yakni menyangkut keamanan daerah.


"Tahun 2024 ini, kita sudah memaksimalkan peran dan fungsi keamanan dengan melakukan simulasi penanganan pemilu," ungkapnya.


Sementara otoritas penyelenggaraan pemilu, ini menjadi rawan, sebab banyak kepentingan-kepentingan politik.


Termasuk terkait hak pilih, pihak Kesbangpol Kota Bima sedang menfalidkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tersebut bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Kemudian kerawanan selanjutnya yakni pada pelaksanaan kampanye kata Hasim, mulai dari pelaksanaan pemungutan suara, kemudian ajudifikasi keberatan pemilu dan pengawasan pelaksanaan pemilu. 


Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan parpol untuk membuat komitmen bersama dalam pemilu damai. (SB01)