Pj. Wali Kota Bima Soroti Konsep Merdeka Belajar dan Gerakan Ekonomi Hijau dalam Peringatan Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pj. Wali Kota Bima Soroti Konsep Merdeka Belajar dan Gerakan Ekonomi Hijau dalam Peringatan Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah

Kamis, 02 Mei 2024

Kota Bima,- Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum, menyampaikan amanat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, serta dari Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. DRS. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, PhD, dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Otonomi Daerah ke-28 Tahun 2024 di Halaman Kantor Wali Kota Bima pada hari Kamis, 2 Mei 2024.


Mengawali sambutannya, Pj. Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum menyampaikan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim yang menekankan peran penting Gerakan Merdeka Belajar dalam merubah paradigma pendidikan di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa lima tahun terakhir telah menjadi waktu yang sangat berpengaruh dalam perjalanan transformasi pendidikan di Indonesia. Dalam perjuangan memimpin Gerakan Merdeka Belajar, tantangan dan peluang yang dihadapi semakin menguatkan kesadaran akan pentingnya kemajuan pendidikan di Indonesia. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan semua pihak dalam menjalankan Gerakan Merdeka Belajar, serta menitipkan amanah untuk melanjutkan perubahan yang telah dimulai.


Sementara itu, dalam rangka Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 28 Tahun 2024, HM. Rum membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, PhD, yang menyoroti pentingnya otonomi daerah yang berkelanjutan dalam menciptakan ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat. Beliau menjelaskan bahwa tema peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini, "Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat", bertujuan untuk memperkuat komitmen dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal. Beliau juga mengimbau untuk evaluasi program dan kegiatan dalam APBD untuk memastikan keefektifan dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.


Upacara yang dihadiri oleh Kapolresta Bima Kota, Kepala BNNK Bima, Perwakilan Forkompinda Kota Bima, Kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bima beserta jajaran, para guru dan tenaga pengajar se Kota Bima, Mahasiswa dan berbagai tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi pemerintah, menjadi momentum penting dalam memperkokoh komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Seusai pelaksanaan upacara, HM. Rum menggambarkan visi masa depan pendidikan dengan menegaskan bahwa pesan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang konsep "Merdeka Belajar" ditekankan sebagai cara untuk memberikan kebebasan kepada setiap individu dalam mengejar ilmu pengetahuan sesuai minat dan potensi masing-masing. Terutama dalam menumbuhkembangkan kreatifitas dan inovasi para guru dan peserta didik.


Tidak hanya itu, HM. Rum juga menyoroti pentingnya penerapan konsep pengembangan daerah berbasis ekonomi hijau yang diadvokasi oleh Menteri Dalam Negeri. Konsep ini dianggap sebagai langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah.


"Semoga amanat dari para menteri tersebut dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan Kota Bima," tutup H. Mohammad Rum. (SB.K)