120 Pejabat dan Kepsek Dilantik, Wawali Bima Tegas: Pelayanan Buruk Tak Akan Ditoleransi

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

120 Pejabat dan Kepsek Dilantik, Wawali Bima Tegas: Pelayanan Buruk Tak Akan Ditoleransi

Jumat, 06 Februari 2026

Kota Bima,- Wakil Wali Kota Bima Ferry Sofiyan melantik dan mengambil sumpah 120 pejabat pengawas serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Pelantikan berlangsung di Paruga Na’e Convention Hall, Jumat (6/2/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Dandim 1608/Bima, para staf ahli, asisten, kepala OPD, kepala bagian, camat hingga lurah se-Kota Bima.


Dalam sambutannya, Ferry Sofiyan menegaskan rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja aparatur.


Ia menekankan bahwa para pejabat yang baru dilantik tidak hanya menerima jabatan, tetapi juga amanah besar dari masyarakat.


“Pelantikan ini adalah kebutuhan organisasi. Hari ini Bapak dan Ibu tidak hanya menerima jabatan baru, tetapi juga menerima harapan baru dari masyarakat Kota Bima untuk dilayani dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh,” kata Ferry.


Wawali Bima itu juga mengingatkan agar seluruh aparatur bekerja dengan integritas dan ketegasan. Menurutnya, tidak ada ruang bagi kinerja yang asal-asalan maupun pelayanan publik yang buruk.


“Kita harus terus introspeksi diri, apakah tanggung jawab yang kita emban benar-benar linear dengan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan buruk tidak akan ditoleransi,” tegasnya.


Lebih lanjut, Ferry berharap rotasi jabatan ini mampu mendorong perubahan signifikan dan memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan Gerakan BISA sebagai gerakan kolektif yang membumi di Kota Bima.


Ia menilai rotasi jabatan merupakan langkah strategis untuk membentuk tim yang solid, sehingga setiap lini organisasi memahami tugas dan tanggung jawabnya secara jelas. Dengan konsolidasi yang baik, seluruh program pemerintah diharapkan berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


“Yang tidak boleh berubah adalah niat kita untuk mengabdi. Jabatan ini adalah ladang amal. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, berjalan bergandengan tangan, terus belajar, dan pahami RPJMD Wali Kota Bima sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan,” pungkasnya. (***)