BIMA,– Sebanyak 180 muallaf di Kota Bima menerima bantuan zakat fitrah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Rumah Sehat Baznas Kota Bima, Selasa (17/3/2026), dalam suasana Ramadan yang penuh harap menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” itu dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kota Bima, H. Abdul Latif HM. Saleh, S.Pd.I, bersama para pimpinan dan komisioner Baznas Kota Bima.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Latif menyampaikan bahwa para muallaf yang hadir merupakan orang-orang yang mendapatkan hidayah untuk memeluk agama Islam. Namun di balik keputusan besar tersebut, tidak sedikit dari mereka yang harus menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sosialnya.
“Menjadi muallaf adalah sebuah hidayah yang sangat mulia. Kami memahami bahwa ketika seseorang memutuskan memeluk Islam, terkadang ada banyak ujian yang harus dihadapi, baik dari lingkungan maupun kondisi kehidupan,” ujar Latif.
Ia menuturkan, sejak awal Ramadan Baznas Kota Bima telah menyalurkan zakat kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf), yakni fakir, miskin, amil, muallaf, gharimin, fisabilillah, ibnu sabil, dan riqab. Khusus untuk fakir dan miskin, jumlah penerima bantuan bahkan mencapai sekitar 500 orang.
Sementara pada kegiatan kali ini, Baznas memfokuskan penyaluran zakat fitrah kepada para muallaf yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Bima.
Para penerima bantuan mendapatkan beras sebanyak 5 kilogram sebagai zakat fitrah, serta tambahan santunan berupa uang tunai. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua dan para komisioner Baznas Kota Bima kepada perwakilan penerima.
Di hadapan para muallaf, Abdul Latif juga memberikan pesan penuh haru agar mereka tetap kuat dan istiqamah menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.
“Setiap kebaikan pasti ada ujian. Tetapi jika dijalani dengan keikhlasan, insya Allah Allah SWT akan memberikan jalan terbaik. Kami berharap bapak dan ibu tetap kuat, terus berdoa, dan memperdalam ajaran Islam,” katanya.
Ia menambahkan, program penyaluran zakat tersebut merupakan hasil dari pengumpulan zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dipercayakan kepada Baznas Kota Bima.
Melalui bantuan tersebut, Baznas berharap dapat sedikit meringankan beban para muallaf, sekaligus menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. (Ags)

Komentar