KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima bersama unsur pimpinan DPRD Kota Bima menggelar aksi gotong royong massal di kawasan Pantai Lawata, sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata unggulan daerah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima. Hadir pula Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Wakil Ketua I DPRD Alfian Indrawirawan, S.Adm, dan Wakil Ketua II DPRD M. Ryan Kusuma Permadi, SH, bersama anggota DPRD, kepala OPD, serta jajaran ASN lingkup Pemkot Bima.
Dalam kegiatan itu, peserta melakukan pembersihan sampah, penataan kawasan pesisir, hingga pembenahan sejumlah titik di area Pantai Lawata yang dinilai perlu perhatian agar tetap nyaman dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Wali Kota Bima H. A. Rahman mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata. Menurutnya, Pantai Lawata menjadi salah satu ikon Kota Bima yang harus dirawat secara kolektif karena memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan destinasi wisata.
“Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa Kota Bima yang bersih dan indah harus dimulai dari kepedulian kita semua,” ujar Rahman.
Ia menegaskan, semangat kolaborasi dan kebersamaan menjadi modal penting dalam mewujudkan gerakan Kota Bima BISA, yakni Bersih, Indah, Sehat, dan Asri.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih menyatakan dukungannya terhadap gerakan gotong royong tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan kota yang sehat, bersih, dan nyaman.
“Lingkungan yang bersih dan tertata akan memberi dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah,” katanya.
Kegiatan gotong royong di Pantai Lawata itu menjadi bagian dari komitmen bersama antara Pemkot Bima dan DPRD Kota Bima dalam menjaga kualitas lingkungan serta mendorong pengembangan kawasan wisata dan ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat. (***)

Komentar