6 Siswa Gagal TKA Gara-gara ‘Hilang’ di Dapodik, Sekolah Lupa atau Sengaja Tutup Mata?

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

6 Siswa Gagal TKA Gara-gara ‘Hilang’ di Dapodik, Sekolah Lupa atau Sengaja Tutup Mata?

Senin, 06 April 2026

Kota Bima – Dugaan kelalaian serius mencuat di SDN 19 Rabangodu Utara, Kota Bima, setelah enam siswa dilaporkan tidak dapat mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) karena tidak terdaftar dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).


Persoalan ini memicu sorotan publik karena diduga telah diketahui sejak awal, namun tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak sekolah. Akibatnya, para siswa kehilangan hak akademik yang seharusnya mereka peroleh.


Informasi yang beredar menyebutkan, jumlah siswa terdampak bukan hanya satu atau dua orang, melainkan enam siswa sekaligus, termasuk anak dari anggota TNI dan Polri. Kondisi ini mengindikasikan adanya persoalan yang bersifat sistemik, bukan sekadar kesalahan individu.


Sejumlah pihak menilai kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan administratif biasa. Minimnya transparansi serta lambannya respons dari pihak sekolah memperkuat dugaan adanya pembiaran terhadap masalah yang seharusnya bisa dicegah sejak dini.


“Ini bukan sekadar salah input data, tetapi menyangkut hak dasar siswa yang diabaikan,” ujar Cakrawala Budiman dalam unggahan di media sosial, Minggu (5/4/2026).


Hingga berita ini ditulis, pihak SDN 19 Rabangodu Utara belum memberikan penjelasan resmi dan komprehensif terkait penyebab enam siswa tersebut tidak terdaftar dalam sistem Dapodik.


Kasus ini pun memicu reaksi berbagai kalangan yang mendesak Dinas Pendidikan Kota Bima segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Evaluasi terhadap sistem pendataan dan pengawasan di tingkat sekolah dinilai mendesak guna mencegah kejadian serupa terulang.


Sementara itu, para orang tua siswa berharap adanya solusi konkret dari pemerintah, termasuk kemungkinan pemberian kesempatan ujian susulan bagi siswa terdampak agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi. (Red)