![]() |
| Kepala Diskoperindag Kota Bima, Ruslan, SE., MM, |
KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima bergerak merespons keluhan para pelaku konstruksi terkait kelangkaan semen yang dinilai mulai mengganggu aktivitas pembangunan. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), pemkot menjadwalkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang semen pada Kamis (11/6/2026) untuk memastikan ketersediaan stok dan menelusuri penyebab kelangkaan di pasaran.
Kondisi di lapangan disebut cukup memprihatinkan. Semen sulit ditemukan di sejumlah toko bangunan, sementara harga jual yang masih tersedia mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp86 ribu per sak, jauh di atas harga normal sebelumnya.
Kepala Diskoperindag Kota Bima, Ruslan, SE., MM, membenarkan rencana sidak tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/6/2026).
“Besok kita akan sidak ke gudang semen. Hari ini kami fokus sidak terkait pasokan LPG,” kata Ruslan.
Langkah pengawasan itu muncul setelah adanya sorotan dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Bima. Ketua Gapensi Kota Bima, Ir. Rusdin, sebelumnya mengaku telah berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bima terkait distribusi semen.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasokan semen yang masuk melalui Pelabuhan Bima disebut tetap berjalan normal dan tidak mengalami kendala distribusi dari luar daerah.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan pelaku usaha konstruksi. Pasalnya, distribusi disebut lancar, namun ketersediaan barang di pasar justru menurun dan harga terus mengalami kenaikan.
Sejumlah pihak menduga perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai distribusi dan stok di tingkat gudang untuk memastikan tidak ada praktik yang menyebabkan terganggunya pasokan di masyarakat.
Sidak yang akan dilakukan Diskoperindag diharapkan dapat mengungkap kondisi stok riil di lapangan, memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan, serta mencegah potensi praktik yang merugikan konsumen dan menghambat pelaksanaan proyek pembangunan di Kota Bima. (Red)

Komentar