Makassar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bima, Murni Suciyanti Ady Mahyudi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bima memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas promosi kerajinan lokal di tingkat nasional.
Murni Suciyanti yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima tiba bersama rombongan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (8/7/2026). Rombongan disambut panitia pelaksana dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selaku tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional tersebut.
Partisipasi Dekranasda Kabupaten Bima dalam HUT Dekranas menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, khususnya melalui promosi produk kerajinan khas Bima seperti kain tenun dan berbagai karya kriya hasil perajin daerah.
Di sela kegiatan, Murni Suciyanti menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan HUT ke-46 Dekranas yang dinilai menjadi wadah strategis bagi seluruh daerah untuk memperkenalkan potensi unggulan masing-masing.
"Kegiatan Dekranas ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan dan budaya daerah. Kabupaten Bima memiliki berbagai produk unggulan, khususnya kain tenun dan karya kriya perajin lokal yang terus kita dorong agar semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi," ujar Murni Suciyanti.
Ia menjelaskan, Dekranasda Kabupaten Bima terus berkomitmen mendampingi para perajin melalui peningkatan kualitas produk, inovasi desain, hingga memperluas akses promosi dan pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Tahun 2026 di Makassar diisi dengan berbagai agenda nasional, di antaranya pameran kriya dan wastra Nusantara yang menampilkan karya-karya terbaik Dekranasda dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.
Melalui keikutsertaan tersebut, Kabupaten Bima membawa semangat memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk kerajinan lokal.
"Kami berharap keikutsertaan Kabupaten Bima dalam ajang nasional ini dapat memberikan motivasi bagi para perajin untuk terus berkarya, menjaga kualitas, dan mengembangkan produk berbasis kearifan lokal," tambahnya.
Peringatan HUT ke-46 Dekranas Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat peran industri kerajinan sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif nasional, sekaligus menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia melalui karya para perajin di berbagai daerah. (***)

Komentar