Upaya Melestarikan Hutan, HML Lauching Gerakan Menanam Ratusan Ribu Pohon di Kawasan Hutan di Kota Bima

Iklan 970x250 px

.

Upaya Melestarikan Hutan, HML Lauching Gerakan Menanam Ratusan Ribu Pohon di Kawasan Hutan di Kota Bima

Selasa, 18 Januari 2022
Upaya Melestarikan Hutan, HML Lauching Gerakan Menanam Ratusan Ribu Pohon di Kawasan Hutan di Kota Bima

Kota Bima.- Reboisasi adalah penanaman kembali hutan yang gundul untuk mengembalikan fungsi hutan. Kegiatan ini memiliki tujuan dan manfaat yang beragam bagi lingkungan, terutama untuk menghindari pemicu terjadinya bencana banjir.


Untuk meminimalisir hal tersebut Pemerintah Kota Bima dibawah kepemimpinan H. Muhammad Lutfi, SE mengambil langkah nyata program Reboisasi hutan.


Langkah kongkrit yang akan diwujudkan Pemkot Bima awal tahun 2022 ini, adalah Menggelar Launching Gerakan Menanam dan atau Reboisasi ratusan ribu pohon diberbagai kawasan hutan di Kota Bima.


Launching Perdana Reboisasi ini digelar di-Areal Perhutanan Sosial kawasan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima pada 19 Januari 2022 Rabu besok." Ungkap Kadis Pertanian Kota Bima Sulistyanto,S.Pt Selasa, 18 Januari 2022 diruang kerjanya


Lebih lanjut Sulis katakan, ini adalah program Walikota Bima dalam rangka mengendalikan dan mengembalikan fungsi hutan kita. " Luar biasa ide dan konsep yang dicanangkan Pak Wali Kota dengan bibit Tanaman Kemiri ini, karena disamping produksi kemiri yang cukup memberi maanfaat bagi petani, juga konservasi dan Rehabilitasi lahan hutan bisa terwujud." Jelas Kadis.


Ditanya jumlah bibit dan jenis bibit yang disiapkan saat Pencanangan Launching perdana esok, pihaknya menyebutkan: Untuk bibit Kemiri sekitar 73 ribu pohon, kemudian bibit bantuan Propinsi ada sekitar 12 ribu pohon terdiri dari; 1000 bibit Alpokat, bibit pohon Waru 1000, Jambu Mette 6000 pohon, Durian 2000 pohon, dan Nangka 2000 pohon. Total luas lahan 1.400 Hektar" Jelas Kadis.


Kegiatan ini menurut Kadis adalah Kolaborasi Antara Dinas DLH yang memiliki Leading Sector, dengan Dinas Pertanian dan Dinas KPH Donggo Masa.


Sementara Dinas pertanian hanya Penyedia dan Pengadaan Bibit saja, dengan harapan sesuai tekad program Walikota harus sukses dan terjaganya keberlanjutan fungsi hutan. Dan ini perlahan lahan tanaman jagung lambat laun beralih dengan tanaman Kemiri dan sejenisnya. Jelas Kadis (SB01)