Warga Kelurahan Penatoi Tolak Paham Radikalisme dan Terorisme di Kota Bima

Iklan 970x250 px

.

Warga Kelurahan Penatoi Tolak Paham Radikalisme dan Terorisme di Kota Bima

Kamis, 17 Maret 2022

Kota Bima,- Para tokoh Penatoi bersama warga melaksanakan kegiatan diskusi tentang Radikalisme/Terorisme yang dipusatkan Aula Kantor Lurah Penatoi, Kamis 17 Maret 2022.


Warga bersama tokoh yang ada dikelurahan setempat menolak, jika warga Kelurahan Penatoi dicap atau disebut sebagai bagian dari pemahaman aliran radikalisme/terorisme. 


Ketegasan tersebut, berdasarkan kesepakatan bersama melalui tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada dikelurahan Penatoi. Melalui diskusi bersama, dengan mengangkat tema "Menyoal Masa Depan Deradikalisme Penatoi".


Diakhir diskusi, dilakukan penandatanganan bersama kesepakatan yang ditulis menggunakan spanduk dengan sikap bahwa masyarakat Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima menolak adanya paham redakalisme/terorisme. 


Sementara pemateri yang dihadirkan oleh warga yakni MUI Kota Bima, Kemenag, Bapedda Kesbangpol, Camat dan  Lurah setempat. 


Lurah Penatoi Kaimuddin, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan, beberapa hal terkait adanya asumsi bahwa dikeluarahan Penatoi, wargannya menyakini pemahaman intoleran, radikalisme dan terorisme.


Lurah menjelaskan, selain menyakini atau memahami radikalisme dan terorisme, Kelurahan Penatoi juga disebut sebagai wilayah zona merah.


"Hal ini perlu dibahas dalam diskusi ini supaya tidak berlarut-larut, sebab wilayah Kelurahan Penatoi sudah menjadi buah bibir banyak orang," ungkapnya. (SB01)