Pemkab Bima Deklarasi Tiga Pilar STBM

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pemkab Bima Deklarasi Tiga Pilar STBM

Rabu, 09 November 2022
Suara Bima

Kabupaten Bima,- Pemerintah Kabupaten Bima Selasa (8/11) menggelar Deklarasi tiga Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB) yang dirangkaikan dengan Peringatan Kesehatan Nasional Ke-58 Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2022 di  Gelanggang Olahraga (GOR) Panda-Palibelo.


3 Pilar STBM  tersebut  pertama adalah Buang air Besar sembarang (Stop BABS), kedua Cuci tangan Pakai Sabun (CTPS), ketiga pengelolaan air minum dan makanan di rumah tangga (PAMM-RT).


Tampak  hadir di acara tersebut Gubernur NTB diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Pemprov  NTB Dr. Nurhandiri Eka Dewi, S.AP, M.Ph didampingi Kepala Dinas Kesehatan Prov. NTB. 


Deklarasi juga mengundang para kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua DWP Kabupaten Bima. Juga para Camat, Kepala UPTD Puskesmas  dan Kepala Desa Se-Kabupaten Bima.


Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dalam arahannya mengungkapkan, deklarasi STBM tidak hanya sekedar upaya memenuhi ketentuan pencapaian pilar, namun yang terpenting adalah memastikan bahwa pemerintah Kabupaten Bima dan seluruh elemen dan berkoordinasi dengan baik serta memastikan secara berjenjang upaya menuntaskan masalah sanitasi. Jelas Bupati. 


Terkait kegiatan deklarasi pilar STBM, Bupati kembali menegaskan bahwa apa yang sudah dideklarasikan harus terus digelorakan agar masyarakat sejak usia dini membiasakan diri mencuci tangan pada air mengalir dengan sabun untuk menghindari terjangkit penyakit dengan pola atau cara pencegahan yang baik”. Ucapnya.


Asisten Administrasi Umum Prov. NTB Dr. Nurhandiri Eka Dewi, S.AP, M.Ph dalam sambutannya mengungkapkan, sudah ada beberapa kota dan kabupaten yang mencapai 3 Pilar STBM  yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Dompu. 


Sanitasi yang sehat adalah sesuatu yang mendasar karena kita tidak tahu kapan munculnya penyakit seperti diare yang menjadi salah satu penyebab utama kematian pada balita.


"Kabupaten Bima diharapkan bisa segera menyusul karena mengingat selisih poin yang tidak jauh berbeda dari daerah lain. Ungkapnya. (SB03)