Kota Bima – Gelaran gerak jalan indah selama lima hari di Kota Bima bukan hanya memeriahkan HUT Pramuka dan menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, tetapi juga membawa berkah bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM.
Acara yang melibatkan pelajar dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, hingga guru ini menyedot ribuan penonton yang memadati Jalan Soekarno Hatta. Keramaian itu menjadi peluang emas bagi pedagang untuk meraup untung berlipat.
Najmah, penjual bakso urat asal Kelurahan Jatiwangi, mengaku omzetnya meningkat tajam. “Biasanya jual di rumah cuma laku Rp1-2 juta per hari. Di sini bisa sampai Rp5 juta sehari. Semoga acara seperti ini sering diadakan,” ucapnya.
Aisyah, penjual es teh dan kopi siap saji asal Rabadompu Barat, juga merasakan dampak positif. Pendapatannya naik dari biasanya Rp250 ribu menjadi Rp400 ribu per hari. “Bagi kami, ini juga bentuk merayakan kemerdekaan, merdeka secara ekonomi,” katanya.
Sementara itu, Ira, pedagang salome dan sosis bakar asal Kelurahan Sarae, menyebut omzetnya selama acara tembus Rp1 hingga Rp1,5 juta per hari—dua kali lipat dari biasanya. “Kami bersyukur pemerintah memberi ruang untuk berjualan. Semoga kendaraan hias nanti lebih ramai lagi,” ujarnya.
Bagi pelaku UMKM, event seperti ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mesin penggerak ekonomi lokal. (***)

Komentar