Sekda Bima Sidak Satpol PP dan BKD, Soroti Disiplin ASN dan Pemetaan Kompetensi -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Sekda Bima Sidak Satpol PP dan BKD, Soroti Disiplin ASN dan Pemetaan Kompetensi

Rabu, 02 September 2026

 


BIMA,— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah pada Rabu (2/9/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan.


Dalam sidak tersebut, Adel didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Afifudin, Asisten II Setda Kabupaten Bima Agus Salim, serta Kabag Organisasi dan Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Bima.


Rombongan pertama mendatangi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bima. Di hadapan Kasatpol PP Kabupaten Bima Irfan DJ dan jajaran pejabat struktural maupun fungsional, Adel menegaskan pentingnya disiplin bagi setiap ASN, khususnya personel Satpol PP yang memiliki tugas menegakkan peraturan daerah.


"Sebagai ujung tombak penegakan regulasi pemerintah, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dituntut untuk mengedepankan loyalitas kepada negara, pemerintahan dan pimpinan organisasi. Oleh karena itu, disiplin adalah hal utama yang harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pol PP," kata Adel.


Selain persoalan disiplin, Adel meminta jajaran Satpol PP menjaga marwah korps sebagai pengawal kebijakan pemerintah. Menurutnya, pelaksanaan tugas harus dibarengi dengan etika dan adab, baik dalam lingkungan kedinasan maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat.


"ASN Satpol PP harus senantiasa menjaga marwah korps sebagai pengawal kebijakan pemerintah dan pada saat yang sama mengedepankan etika dan adab dalam semua interaksi, baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat," ujarnya.


Usai memberikan arahan di Kantor Satpol PP, Sekda bersama rombongan melanjutkan sidak ke Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Kabupaten Bima.


Selain memantau kedisiplinan pegawai, Adel memberikan arahan terkait pelaksanaan program manajemen talenta yang tengah dilakukan BKD dan Diklat Kabupaten Bima.


Dalam program tersebut, sebanyak 750 PNS dari seluruh perangkat daerah yang memenuhi persyaratan dijadwalkan mengikuti tes profiling selama empat hari, pada 7-10 September 2026.


Menurut Adel, proses profiling tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah melakukan pemetaan sumber daya manusia (SDM) secara lebih tepat. Hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi dan keahliannya.


"Langkah ini ditujukan guna memastikan penataan sumber daya manusia yang tepat sasaran. Melalui pemetaan ini, setiap pegawai diharapkan dapat ditempatkan sesuai dengan keahlian dan kompetensi masing-masing, atau right man in the right place," jelasnya. (***)