Aksi Bersih Massal, Pemkot Bima Gaungkan Kota BISA

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Aksi Bersih Massal, Pemkot Bima Gaungkan Kota BISA

Sabtu, 19 Juli 2025

Bima – Pemerintah Kota Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat. Jumat (18/7/2025), Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE memimpin langsung aksi gotong royong massal di kawasan eks Kantor Bupati Bima, sebagai bagian dari Gerakan “Kota Bima BISA” (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).


Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah daerah mulai dari Sekda, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, camat dan lurah, hingga ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Masyarakat umum juga ikut ambil bagian, memperkuat nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.


Wali Kota dalam arahannya menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan semata, melainkan memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.


"Kalau kita ingin Kota Bima bersih, indah, dan sehat, maka perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri, dari lingkungan terdekat, dan dimulai sekarang," ujar Wali Kota.


Ia juga menekankan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat, dari yang terbiasa membuang sampah sembarangan menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan.


Aksi bersih-bersih ini berlangsung penuh semangat. Para peserta membawa peralatan kebersihan masing-masing seperti sapu, cangkul, dan kantong sampah. Semangat kebersamaan dan tanggung jawab terpancar dari gerakan serentak membersihkan area kota.


Pemerintah Kota Bima berharap gerakan ini tidak berhenti pada momen seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membentuk budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.


"Kota Bima tidak akan menjadi kota yang bersih dan layak huni tanpa keterlibatan seluruh warganya. Gotong royong adalah kunci keberhasilan," tegas Wali Kota.


Program “Kota BIMA BISA” sendiri digagas sebagai upaya jangka panjang untuk menjadikan Kota Bima sebagai kota yang sehat, tertata, dan menjadi kebanggaan warganya. Kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda rutin sebagai bentuk penguatan solidaritas dan kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang bersih dan asri. (***)