BIMA — Ratusan warga Desa Ntonggu, Kabupaten Bima, menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Bima, Senin, 21 September 2026. Mereka mendesak kepolisian segera menangkap pelaku penusukan terhadap Adnan, warga setempat.
Massa mempertanyakan penanganan kasus penusukan yang menimpa Adnan. Hingga aksi digelar, mereka menilai belum ada kepastian hukum terhadap terduga pelaku.
Dalam orasinya, massa meminta Polres Bima segera mengambil langkah hukum dan mengamankan orang yang diduga menusuk Adnan.
"Kami datang untuk mendorong pihak kepolisian agar pelaku yang menusuk korban segera ditangkap," kata salah seorang perwakilan massa dalam aksi tersebut.
Massa juga mengancam akan melakukan pemblokiran jalan di sekitar kawasan Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons dari aparat penegak hukum.
"Jangan salahkan kami jika tuntutan kami tidak direspons. Ini jalan kami untuk mendorong aparat penegak hukum. Kalau perlu, kami blokir jalan agar tuntutan kami didengar," ujar massa.
Menurut keluarga korban, perkara tersebut bermula dari persoalan di jalan. Korban disebut terlibat persoalan dengan pengemudi mobil setelah terjadi aksi saling mendahului yang nyaris menyebabkan kecelakaan.
Setelah sempat terjadi komunikasi mengenai persoalan di jalan tersebut, pengemudi mobil disebut tiba-tiba melakukan penusukan terhadap Adnan.
Keluarga korban menyatakan terduga pelaku sebelumnya disebut memiliki riwayat perkara kriminal. Mereka juga mengklaim orang tersebut pernah dilaporkan dan diamankan polisi, tetapi kemudian dilepaskan kembali.
Kondisi itu menjadi salah satu alasan keluarga dan warga mempertanyakan proses hukum dalam perkara tersebut.
"Kami tidak akan diam dan akan terus mempersoalkan kasus ini sampai ada kepastian hukum," kata perwakilan keluarga korban.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan dugaan adanya ketidakberesan dalam penanganan perkara. Namun, dugaan tersebut belum disertai bukti yang dapat diverifikasi secara independen.
Massa meminta persoalan tersebut mendapat perhatian langsung dari pimpinan Polres Bima. Mereka berharap kepolisian menjelaskan perkembangan penyelidikan serta langkah hukum terhadap terduga pelaku.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Polres Bima mengenai perkembangan penanganan kasus penusukan terhadap Adnan, termasuk status hukum terduga pelaku. (Red)

Komentar