Kota Bima,– Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bima memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Parenta, Kantor Wali Kota Bima, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima A. Rahman, SE, dan dihadiri unsur pimpinan daerah mulai dari Ketua DPRD, Kajari, Kapolres, Dandim 1608/Bima, Ketua Pengadilan Negeri Bima, hingga perwakilan TNI AL dan AU.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan dalam menciptakan suasana kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Sinergi dan komunikasi harus terus diperkuat, terutama menjelang Ramadan hingga Idul Fitri, karena mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi akan meningkat,” ujarnya.
Selain aspek keamanan, Pemkot Bima juga memberi perhatian serius terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. OPD terkait diminta melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi sembako, termasuk LPG 3 kilogram agar tepat sasaran.
Pemerintah juga akan menerbitkan surat edaran terkait penutupan sementara tempat hiburan dan pengaturan jam operasional rumah makan demi menjaga kekhusyukan ibadah selama bulan suci. Pengawasan di lapangan akan melibatkan aparat kepolisian dan unsur Forkopimda.
Sekretaris Daerah Kota Bima turut mengungkapkan bahwa pada 2–3 Maret 2026 mendatang, Gubernur Nusa Tenggara Barat dijadwalkan melakukan Safari Ramadan di Kota Bima. Agenda tersebut akan dirangkaikan dengan silaturahmi bersama masyarakat, penyerahan bantuan, serta sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan.
Sementara itu, Kajari Bima mengingatkan bahwa berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, tren perkara cenderung meningkat selama Ramadan. Karena itu, penguatan pengawasan dan koordinasi lintas sektor dinilai krusial.
Pelaksana Harian Kapolres Bima Kota menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan. Hal senada disampaikan Dandim 1608/Bima serta unsur pimpinan lainnya yang menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemkot Bima.
Rakor ditutup dengan harapan seluruh elemen terus bersinergi demi memastikan Ramadan dan Idul Fitri di Kota Bima berlangsung aman, tertib, dan kondusif, tanpa gejolak harga maupun gangguan kamtibmas. (***)

Komentar